Kamis, 13 April 2017

Kedatangan Tamu Dari SMK 4 Tangerang

Pada hari Rabu 12 April 2017, PT Code Development Indonesia kedatangan para instruktur dari SMK 4 Tangerang. Kunjungan yang telah diinformasikan pada bulan lalu ini dalam rangka pelaksanaan Program Sertifikasi Keahlian dan Sertifikasi Pendidik Bagi Guru (keahlian ganda) oleh SMK 4 Tangerang.
Acara yang dimulai pada pukul 10.00 WIB dibuka oleh Dewi Machdalena selaku HRD PT Code Development Indonesia, dilanjutkan dengan presentasi profil perusahaan oleh COO PT Code Development Indonesia Agus Sutomo Halim. Sesi lanjutan dari acara adalah presentasi tentang Activo Asset Management Solutions sebagai produk unggulan yang dibangun PT Code Development Indonesia oleh Alliza Lestari dan Ricky Adhi Saputra selaku petinggi Activo.
Peserta juga berkesempatan berkeliling kantor PT Code Development Indonesia untuk melihat proses kerja di sebuah industri IT. Pada akhir acara, perwakilan dari SMK 4 Tangerang memberikan kenang-kenangan yang diserahkan kepada COO PT Code, Agus Sutomo halim. Kami dari PT Code Devopment Indonesia dan Activo Asset management Solutions sangat bahagia dapat berbagi informasi dan pengalaman kepada para pendidik dari SMK 4 Tangerang. Semoga pengalaman yang didapat oleh para pahlawan tanpa tanda jasa ini kelak berguna dalam mendidik para murid-muridnya.








Jumat, 17 Februari 2017

Activo Innovation Day: Diskusi Solusi Fixed Asset

Pada 14 Februari 2017 kemarin, Activo Asset Management Solution di bawah naugan PT Code Development Indonesia mengadakan acara gathering atau kumpul bersama dengan tema "Activo Innovation Day"

Peserta undangan pada hari itu berasal dari berbagai perusahaan yang mayoritas dari industri perbankan. Acara ini diselenggarakan untuk menyatukan para pelaku Asset Management dalam satu waktu dan tempat agar dapat saling berbagi dan mendapatkan informasi tentang Solusi Aset Manajemen yang tentunya akan berguna dalam profesi mereka. Peserta yang hadir pada hari itu antara lain mewakili:
1. Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo)
2. PT. Air Asia Indonesia
3. PT.Hipernet IndoData (Hypernet)
4. PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia (SMBC)
5. PT. Bank Danamon Indonesia Tbk
6. Bank BTPN Syariah

Acara yang berlangsung dari pukul 10.00 WIB meliputi presentasi mengenai Activo Asset management sebagai software Fixed Asset Management dengan penjelasan berbagai fitur yang dapat membantu para general affair, akuntan, finance dan IT dalam hal manajemen aktiva tetap.

Pada hari itu disediakan juga sebuah mini-lab yaitu ruangan dimana para peserta dapat mencoba secara langsung menggunakan aplikasi Activo. Kehadiran para klien setia yang telah lama mempercayakan aset manajemen mereka pada Activo juga turut memeriahkan suasana dengan berbagi pengalaman mereka terbantu oleh sistem dari Activo Asset Management Solutions.

Sesi gathering diakhiri dengan pemberian kenang-kenangan berupa plakat kepada tiga klien setia Activo. Pemberian kenang-kenangan diserahkan oleh Bapak Agus Sutomo Halim selaku COO PT Code Development Indonesia kepada Bank Sumitomo Mitsui Indonesia, Bank Danamon Indonesia dan Bank BTPN Syariah.

Sebagai penutup, semua peserta beranjak menuju sebuah restoran di Central Park untuk makan siang. Terima kasih kami ucapkan kepada para panitia gathering yang telah menyelenggarakan acara ini dan tentunya para tamu undangan yang telah hadir dalam acara Activo Asset management Solutions yang pertama.

Para Undangan Bersama Jajaran Manajemen Activo (PT Code Development Indonesia)


Demo Aplikasi Activo di Mini-Lab

Sesi Testimonial Dari Klien-Klien Activo

Sesi Makan Siang Sebagai Penutup Acara




Selasa, 24 Januari 2017

Perbedaan Asset Tracking dan Inventory Tracking


Penggunaan barcode sebagai cara yang efektif bagi pelacakan fisik aset atau inventory (barang persediaan) diterapkan di berbagai perusahaan. Software atau aplikasi untuk barcode membantu proses tracking (pelacakan/penelusuran) lebih cepat, mengurangi error dalam kebutuhan pelacakan fisik aset atau inventory.

Walaupun sama-sama menggunakan barcode dalam proses tracking, terdapat perbedaan antara Asset Tracking dan Inventory Tracking yaitu: Item/benda jenis apa yang di track, pelaporan informasi apa yang diunduh dan siapa penggunanya. Tentunya hal ini akan membantu para pengguna sesuai dengan kebutuhannya.

Asset Tracking
Mengacu pada penelusuran aktiva tetap atau aset fisik (physical checking) yaitu harta berwujud, dimiliki dan digunakan oleh perusahaan atau organisasi untuk keperluan produktif dan memiliki umur ekonomis yang panjang, contohnya piranti komputer kantor, furnitur kantor dan mesin-mesin pendukung jalannya sebuah organisasi.
Dengan didukung barcode label, barcode scanner dan asset management software untuk aktiva tetap, asset tracking akan membantu penelusuran aktiva tetap untuk mencatat aset-aset yang dimiliki, mengetahui lokasi aset, penyusutan nilai (depresiasi) dan informasi lainnya dengan mudah.

Inventory Tracking
Yang disebut inventory atau inventaris adalah bahan baku atau pendukung proses kerja/produksi yang habis pakai atau stok barang (barang yang disediakan untuk memenuhi permintaan dari pelanggan). Inventory dan aset fisik sama-sama digolongkan sebagai aset (harta), perbedaanya inventory digolongkan sebagai aktiva lancar (current assets) yang hanya dapat dipakai satu atau beberapa kali dalam proses dan mempunyai umur ekonomis pendek. Contohnya: Kas, perlengkapan kantor dan persediaan barang dagang.
Inventory tracking menggunakan barcode label, barcode scanner dan software inventory tracking system untuk pendataan stok barang. Informasi barcode label pada inventory tracking memuat SKU (Stock Keeping Unit) yang ditempel pada stok barang.

Seringkali anda kebingungan saat mencari solusi tracking yang tepat bagi usaha anda, apakah anda membutuhkan Asset Tracking atau Inventory Tracking? Untuk menghemat waktu anda dalam mengambil keputusan, inilah perbedaan kedua tracking system diatas:


ASSET TRACKING
INVENTORY TRACKING
Jenis Barang
Harta Tetap: Kendaraan, furnitur, komputer
Barang habis pakai: barang dagang, bahan baku.
Kegunaan
Pendataan aset perusahaan untuk laporan keuangan, pajak, harta dan kebutuhan audit
Pendataan stok barang untuk mengetahui jumlah barang di gudang.
Jenis Label
Label/sticker dengan material tahan lama
Biasanya bukan label/stiker tahan lama
Transaksi
Penambahan aset, perpindahan aset, penyusutan aset
Barang masuk, barang keluar, stok persediaan barang
Pengguna
Asset manager, General Affair
Warehouse manager, stock keeper


hello@activo.co.id
+62-21-2933 9528

Rabu, 18 Januari 2017

Happy Anniversary: We Code It Home

Pada Jumat 15 januari 2017, CODE.ID (PT Code Development Indonesia) merayakan hari jadinya. Acara perayaan ulang tahun software house yang juga parent company dari Activo Asset Management ini diikuti oleh seluruh karyawan. 
Dibuka dengan acara games-games penuh canda tawa yang mencairkan suasana dan keakraban antara karwawan baru dan senior.
Tema Anniversary 2017 Code.id ini adalah "We Code It Home" yang maknanya suasana kerja di Code.id dimana semua karyawan merasa seperti bekerja di rumah "just feels like home".

Potong Tumpeng Ultah

Suasana bekerja di Code.id PT Code Development Indonesia

hello@activo.co.id
+62-21-2933 9528

Jumat, 13 Januari 2017

Kecurangan Dan Penyalahgunaan Aset


Dalam manajemen aset, tantangan yang dihadapi selain memaksimalkan siklus hidup aset itu sendiri adalah kesalahan (error), penyalahgunaan (missappropriation of asset) dan kecurangan laporan keuangan (financial statement fraud) terhadap aset yang dikelola.
Kesalahan atau kekeliruan biasa terjadi dalam berbagai manajemen, error dalam pengelolaan aset disebabkan unintentional mistake atau ketidaksengajaan, berbeda dengan penyalahgunaan dan kecurangan yang memiliki unsur kesengajaan. Hal-hal tersebut berujung kerugian perusahaan dari sisi aset.

Error
Kesalahan dalam mengelola aset disebabkan berbagai faktor. selain dari segi manusianya (personal), faktor sarana pendukung juga berpengaruh. Jumlah aset, detil data aset dan sebaran lokasi aset menjadi tantangan bagi para General Affair (GA), bagian keuangan dan auditor. Piranti dan sarana yang kurang mendukung juga merupakan faktor krusial. Banyak perusahaan masih menggunakan aplikasi kuno seperti excel dalam pengerjaan asset management.


Definisi Fraud (Kecurangan) adalah kecurangan yang disengaja demi keuntungan pribadi atau kelompok dan berakibat kerugian dipihak lain.

Missappropriation of Asset
Penyalahgunan aset atau harta perusahaan merupakan tindakan illegal yang sering juga disebut sebagai penggelapan aset atau pencurian aset. Contohnya, penggelapan kas perusahaan, penggunaan fasilitas untuk kepentingan pribadi, pengeluaran biaya perusahaan secara curang.
Penggelapan aset dalam jumlah besar akan berpengaruh buruk terhadap  cashflow perusahaan. Bila tidak segera terdeteksi dan dicegah hal ini akan menjadi kultur baru yang merugikan perusahaan.

Financial Statement Fraud
Kecurangan terhadap laporan keuangan yang membuat laporan keuangan menjadi tidak seperti yang seharusnya  yang disengaja dengan maksud menipu para pengguna laporan, biasanya sering dilakukan oleh manajemen tingkat atas.
Manipulasi biasanya terjadi pada overstating asset-understating liabilities, dengan tujuan laporan keuangan tersebut menarik bagi investor.


Pentingnya penerapan asset management yang baik merupakan solusi tepat untuk mencegah hal-hal diatas. Solusi untuk meminimalkan kejadian-kejadian yang tidak diinginkan dalam asset management antara lain:
1. Diawali dengan pencatatan aset yang teratur dengan detil mengenai informasi mengenai setiap aset tersebut. Catatan aset juga dilengkapi informasi mengenai lokasi dan perpindahan dimana aset tersebut berada.
2. Perhitungan depresiasi yang baik untuk menentukan nilai aset pada periode tertentu. Hal ini akan membantu juga dalam memutuskan apakah sebuah aset akan di dibuang (disposal) atau masih layak pakai.
3. Penggunaan sarana pendukung yang memadahi dan layak. Software dan aplikasi asset management beserta hardware pendukungnya merupakan investasi terbaik untuk perusahaan dalam menjaga aset mereka. Aplikasi akan membatu dalam pengumpulan dan penyajian data lebih cepat. Hardware seperti asset barcode label, scanner dan printer akan membantu dari segi aktivitas pelacakan aset (asset tracking) dalam waktu singkat.

Lebih baik mencegah daripada mengobati, sebelum terjadi kerugian karena kelalaian dalam mengelola aset, saran terbaik adalah berkonsultasi pada ahli/expert dalam bidangnya. Investasi jangka panjang dalam menggunakan teknologi terbaik untuk asset management akan lebih baik daripada harus menanggung potensi kerugian dari kesalahan manajemen aset.

hello@activo.co.id
+62-21-2933 9528

Selasa, 10 Januari 2017

Perbedaan Barcode dan QR Code

Tentunya anda tak asing lagi dengan istilah Barcode dan juga QR Code. Secara umum, fungsi keduanya adalah untuk memudahkan pelacakan sehingga lebih cepat, hemat biaya, sistematis dan terintegrasi.

BARCODE
Barcode atau kode batang mudah ditemui di setiap kemasan produk di swalayan,perpustakaan atau di kartu tanda pengenal. Kode batang biasanya berbentuk batang-batang lurus yang tidak beraturan lebarnya merupakan kumpulan data optik yang dibaca oleh mesin pemindai (scanner) . Mesin membaca data yang tersimpan pada Kode batang dengan membaca lebar garis dan spasi garis paralel yang disebut simbologi linear satu dimensi (1D) atau kode batang itu sendiri. Penggunaan awal Kode batang adalah untuk memudahkan pengecekan di Swalayan.
Struktur Barcode




QR CODE
QR adalah singkatan dari Quick Response yang merupakan perkembangan Kode Batang dari satu dimensi menjadi dua dimensi (2D). QR Code berbentuk persegi empat, dengan tiga kotak kecil berwarna hitam di ketiga ujungnya dan mudah dibaca dengan menggunakan QR code reader/scanner.
Scan pada kode tersebut akan diubah secara otomatis menjadi link informasi dan kemudian akan dilanjutkan ke browser. QR Code seringkali ditemukan pada produk-produk elektronik, kartu nama, surat kabar dan software komunikasi online dan dapat mudah dibaca dengan ponsel yang memiliki aplikasi QR Code Reader. Kode ini sangat memudahkan seseorang untuk mencari informasi lebih lanjut tentang suatu produk karena ukurannya yang simpel dan kecil.
Struktur QR Code

Perbedaan 

BARCODE
QR CODE
Kode 1 Dimensi
Kode 2 Dimensi
Menyimpan dan membaca data alphanumeric (huruf dan angka)
Menyimpan dan membaca banyak jenis data: angka, huruf, symbol, kanji, dan lainnya.
Kapasitas data terbatas
Kapasitas data lebih tinggi (ratusan kali dari barcode)
Menampung data secara horizontal.



Menampung data secara horizontal dan vertikal, sehingga ukuran dari tampilan gambar QR Code bisa hanya sepersepuluh dari ukuran Barcode







hello@activo.co.id
+62-21-2933 9528